Persyaratan Umum untuk Daftar Kampus LPDP Luar Negeri 2019
Jika kamu berminat untuk melanjutkan studi ke luar negeri dengan beasiswa LPDP, pastikan kamu mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan. Simak persyaratan umum bagi calon penerima beasiswa LPDP luar negeri 2019 di bawah ini:
- Memiliki kewarganegaraan Indonesia;
- Tidak sedang menempuh studi di luar negeri atau pernah menerima beasiswa studi di luar negeri selain dari pemerintah Indonesia;
- Berusia maksimal 35 tahun pada saat mendaftar;
- IPK minimal 3,00 pada skala 4,00 atau setara dengan predikat yang sama pada skala lain;
- Memiliki minimal dua tahun pengalaman bekerja setelah lulus S1 atau setelah lulus S2 atau setelah lulus S3, atau minimal memiliki pengalaman menjadi pengelola usaha (bukan pegawai kantoran);
- Memiliki surat tanda tamat studi (ijazah) S1 atau S2;
- Tidak sedang hamil atau menyusui ketika berangkat ke luar negeri;
- Telah mendapatkan surat rekomendasi dari Pejabat Struktural di Pemerintah Pusat atau Daerah atau Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat;
- Bersedia mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi LPDP sesuai dengan jadwal yang ditentukan;
- Bersedia tidak menikah selama masa studi di luar negeri dan menjaga nama baik Indonesia.
Persyaratan ini bersifat umum dan bisa berbeda-beda untuk setiap jenis program studi atau kampus tujuan. Pastikan kamu membaca dan memahami persyaratan yang berlaku secara spesifik untuk program studi dan kampus yang kamu pilih.
Tidak hanya harus memenuhi persyaratan umum, calon penerima beasiswa LPDP juga akan dinilai berdasarkan prestasi akademik, pengalaman kerja, dan kebutuhan institusi serta prioritas program studi yang dibutuhkan oleh pemerintah Indonesia.
Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang persyaratan LPDP luar negeri 2019, kamu bisa mengunjungi situs resmi LPDP atau menghubungi call center LPDP di nomor 021-31902055.
Kampus Terbaik yang Didukung oleh LPDP untuk Pendidikan Luar Negeri
LPDP atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan sebuah lembaga yang bertujuan untuk memberikan dukungan dana bagi para mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri. Dukungan ini diberikan dengan maksimal upaya agar para pelajar Indonesia dapat memperoleh pendidikan berkualitas di negara-negara pilihan mereka.
Berikut beberapa kampus terbaik yang mendapat dukungan LPDP untuk pendidikan luar negeri:
1. Massachusetts Institute of Technology (MIT)
MIT merupakan universitas swasta terkemuka di Amerika Serikat dengan fokus utama pada riset dan teknologi. Universitas ini juga kerap menjadi tujuan mahasiswa luar negeri termasuk Indonesia. Bersama dengan LPDP, para pelajar Indonesia bisa memperoleh kesempatan untuk mempelajari teknologi dan ilmu-ilmu terkait di MIT.
2. Harvard University
Universitas yang terletak di Cambridge, Massachusetts ini merupakan perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat. Selain menjadi universitas dengan reputasi yang sangat baik, para mahasiswa juga dapat menikmati fasilitas yang lengkap dan berkualitas. Bersama dengan dukungan dari LPDP, para pelajar Indonesia memiliki kesempatan untuk mempelajari berbagai jurusan di Harvard University.
3. University of Oxford
University of Oxford merupakan universitas tertua di Inggris yang didirikan pada tahun 1096. Perguruan tinggi ini memiliki reputasi yang sangat baik dengan pengajar dan alumni yang luar biasa. Sebagai pelajar Indonesia, kamu dapat bersama-sama dengan LPDP mempelajari berbagai ilmu yang Kamu inginkan di University of Oxford.
4. Columbia University
Columbia University merupakan universitas swasta di New York City yang didirikan pada tahun 1754. Columbia University memiliki reputasi yang sangat baik di bidang humaniora, ilmu sosial, dan hukum. Para mahasiswa Indonesia dapat memanfaatkan dukungan LPDP untuk mengejar gelar sarjana atau pascasarjana di Columbia University.
5. Stanford University
Stanford University merupakan universitas swasta terkemuka yang terletak di Silicon Valley, California. Universitas ini dikenal karena keunggulan risetnya di bidang teknologi dan sains. Dukungan LPDP dapat membantu para mahasiswa Indonesia untuk mempelajari teknologi dan sains lebih lanjut di Stanford University.
Kampus-kampus di atas merupakan contoh beberapa lembaga pendidikan terbaik di dunia yang didukung oleh LPDP. Melalui dukungan ini, para pelajar Indonesia dapat memperoleh kesempatan untuk mempelajari ilmu yang mereka inginkan di kampus-kampus dan negara-negara yang mereka idamkan. Tentunya, pembelajaran di kampus-kampus terbaik ini dapat membuka jalan menuju karir yang cemerlang di masa depan.
Proses Seleksi dan Wawancara untuk Calon Penerima Beasiswa LPDP
Proses seleksi dan wawancara untuk calon penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) sangatlah ketat. LPDP memberikan banyak kesempatan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi S2 maupun S3 di luar negeri. Namun, tidak semua mahasiswa dapat berhasil dalam proses seleksinya. Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi perhatian pada proses seleksi calon penerima beasiswa LPDP.
Bukti Prestasi Yang Kuat
Hal pertama yang diharapkan dari calon penerima beasiswa LPDP adalah bukti prestasi yang kuat. Beberapa bukti prestasi yang diharapkan adalah IPK yang tinggi, memiliki pengalaman organisasi dan kepanitiaan di kampus, performa kerja yang baik di tempat kerja, dan kuliah di universitas yang memiliki reputasi baik. Dalam hal ini, LPDP memberikan perhatian khusus terhadap prestasi akademik yang diraih calon penerima beasiswa.
Kemampuan Bahasa Asing Yang Baik
LPDP memberikan beasiswa untuk studi S2 dan S3 di luar negeri. Untuk itu, kemampuan bahasa asing menjadi sangat penting. Kemampuan bahasa asing yang unggul akan memudahkan mahasiswa dalam proses belajar di luar negeri dan dapat membantu dalam memperkuat proposal studinya. LPDP mempunyai standar kemampuan bahasa asing untuk setiap bidang studi yang diajukan sehingga calon penerima beasiswa LPDP harus memenuhi standar tersebut.
Pengalaman Kerja Yang Memadai
Calon penerima beasiswa LPDP yang memiliki pengalaman kerja yang memadai akan menjadi nilai tambah bagi dirinya. Pengalaman kerja akan sangat membantu dalam mengembangkan proposal studi yang diajukan. Bahkan, LPDP mempunyai program beasiswa untuk para pekerja agar bisa melanjutkan pendidikannya di luar negeri. Oleh karena itu, pengalaman kerja yang baik akan membuka kesempatan yang lebih luas untu calon penerima beasiswa LPDP.
Kesesuaian Dalam Jurusan Yang Diambil
Calon penerima beasiswa LPDP harus memilih jurusan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun riwayat pekerjaannya. Hal ini bertujuan agar sesuai dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh calon penerima beasiswa dan juga agar tidak terjadi kesulitan dalam memahami mata kuliah yang diambil. Oleh karena itu, kesesuaian dalam jurusan yang diambil sangat penting dalam proses seleksi calon penerima beasiswa LPDP.
Wawancara
Setelah melalui proses administrasi, calon penerima beasiswa LPDP akan menjalani wawancara yang sangat penting. Wawancara dilakukan secara langsung atau melalui video konferensi online. Calon penerima beasiswa akan dinilai dari banyak aspek, termasuk motivasi, rencana studi, pengalaman, kemampuan bahasa asing, dan kemampuan interpersonal. LPDP akan mengevaluasi calon penerima beasiswa dari segi apakah dia layak mendapatkan beasiswa dan apakah beasiswa tersebut akan memberikan pengembangan yang baik bagi karir dan masa depannya.
Proses seleksi dan wawancara untuk calon penerima beasiswa LPDP tergolong ketat. Namun, LPDP menunjukkan komitmennya dalam memberikan beasiswa yang baik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di luar negeri. Kesempatan ini tidak hanya "sebatas kejar beasiswa", tetapi menjadi peluang untuk memperkaya pengalaman dan mengembangkan karir di masa depan.
Teknik Menulis Essay yang Baik dan Benar untuk Lamaran Beasiswa LPDP
Menulis essay merupakan salah satu tahapan yang harus dijalani untuk bisa lolos seleksi beasiswa LPDP ke luar negeri. Dalam menulis essay, ada beberapa teknik yang harus diperhatikan agar essay kamu terlihat baik dan benar. Berikut ini adalah beberapa teknik menulis essay yang baik dan benar untuk lamaran beasiswa LPDP:
1. Membaca Banyak Referensi
Satu hal yang sangat penting dalam menulis essay adalah menyediakan waktu untuk membaca banyak referensi. Hal ini sangat penting karena dengan membaca banyak referensi, kamu akan memperoleh banyak ide dan wawasan. Selain itu, dengan banyak membaca referensi, kamu juga akan mengetahui struktur essay yang baik dan benar.
2. Memahami Tujuan Essay
Sebelum menulis, kamu harus memahami tujuan essay yang ingin kamu buat. Tujuan essay yang kamu buat harus sesuai dengan tujuan beasiswa LPDP yang ingin kamu peroleh. Oleh karena itu, ketelitian dalam memilih kata-kata yang tepat sangatlah penting.
3. Membuat Outline Terlebih Dahulu
Sebelum mulai menulis essay, hindari menulis essay dengan cara mencontek versi essay yang pernah dibuat. Pada umumnya, essay yang dibuat untuk setiap jenis beasiswa berbeda dan harus sesuai dengan jenis beasiswa yang kamu lamar. Oleh karena itu, hindari untuk mencontek essay orang lain. Sebaliknya, kamu bisa membuat outline terlebih dahulu yang berisi gambaran-gambaran besar essay yang ingin kamu buat. Dengan membuat outline, kamu akan lebih mudah dalam menulis essay.
4. Menggunakan Bahasa yang Sopan dan Baku
Salah satu alasan essay kamu biasa ditolak oleh pihak LPDP adalah penulisan bahasa yang kurang bagus. Oleh karena itu, gunakanlah bahasa sopan dan baku pada saat menulis essay. Hindari menggunakan bahasa yang terlalu informal seperti bahasa gaul atau bahasa sehari-hari. Perhatikan tata bahasa dan penyusunan kalimat.
Dalam menulis essay yang baik dan benar, kamu juga harus memperhatikan ukuran essay. Pastikan essay yang kamu buat tidak terlalu panjang, sekitar 500-750 kata saja. Sertakan juga pengalaman yang kamu miliki untuk memperkuat essay tersebut. Dalam membuat essay, pastikan ide-ide yang kamu tuliskan terstruktur dengan baik dan jangan lupa untuk merapikan essay setelah menulis dengan melakukan proofreading. Dengan menggunakan teknik-teknik yang baik dan benar dalam menulis essay, kamu akan lebih mudah untuk memperoleh beasiswa LPDP di luar negeri.
Keuntungan dan Tantangan Mengenyam Pendidikan di Luar Negeri dengan Beasiswa LPDP
Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan beasiswa penuh yang dipersiapkan oleh pemerintah Indonesia untuk mendorong calon-calon pemimpin Indonesia menjadi manusia yang berkualitas internasional. Berkat beasiswa LPDP, banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Melalui beasiswa ini, LPDP membantu mereka memperoleh akses ke tempat-tempat yang terbaik dari segi pendidikan, penelitian, dan pengembangan karir. Berikut adalah beberapa keuntungan dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh mereka yang mengenyam pendidikan di luar negeri dengan beasiswa LPDP.
1. Meningkatkan Kemampuan Bahasa

Salah satu keuntungan utama dari menempuh pendidikan di luar negeri adalah meningkatkan kemampuan bahasa. Dalam kebanyakan kasus, pelajar dan mahasiswa harus menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa utama untuk dapat memahami bahan kuliah dan memenuhi permintaan dari lingkungan akademik. Mengambil kursus bahasa atau belajar dari pengalaman sehari-hari bersama orang-orang lokal dapat mempercepat proses pembelajaran bahasa Inggris atau bahasa lainnya, dan meningkatkan kemampuan bahasa yang sangat dibutuhkan di pasar kerja global.
2. Memperluas Wawasan dan Perspektif
Belajar di luar negeri juga dapat membuka mata Anda terhadap budaya yang berbeda. Anda dapat mengalami cara hidup dan pendekatan baru terhadap masalah yang merangsang kreativitas dan pola pikir yang lebih terbuka. Bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dapat memperluas jangkauan sosial dan koneksi lintas budaya, serta memberikan pengalaman yang berharga untuk kehidupan selanjutnya.
3. Menambah Nilai Tambah pada Karir

Banyak perusahaan dan organisasi di dunia yang mencari karyawan yang memiliki pengalaman internasional dan kemampuan bahasa yang baik. Sebagai hasilnya, seseorang dengan latar belakang pendidikan di luar negeri memiliki kesempatan lebih baik untuk menambah nilai karir dibandingkan dengan kandidat lain yang tidak memiliki pengalaman internasional. Dengan pengalaman yang berbeda-beda mungkin menjadi nilai plus dalam keterampilan yang diperlukan pada lapangan kerja global, antara lain fleksibilitas, kepemimpinan, dan bahasa.
4. Menghadapi Tantangan Keuangan

Walau pun banyak biaya yang sudah tercakup dalam beasiswa LPDP, seperti kebutuhan hidup, tiket pesawat, dan lain-lain, namun masih ada beberapa keperluan yang harus dipenuhi secara mandiri, seperti visa, transportasi lokal, perlengkapan kuliah, dan uang saku tambahan. Oleh karena itu, mahasiswa dengan beasiswa LPDP harus mampu memanajemen keuangan dengan bijak agar dapat mengimbangi kebutuhan dan alokasi dana yang dimiliki.
5. Menghadapi Tantangan Budaya

Mengalami tantangan budaya ketika tinggal di luar negeri adalah hal yang wajar, namun yang tidak mudah diatasi. Seperti menghadapi perbedaan dalam hal tingkah laku, pemikiran, dan nilai-nilai budaya yang berbeda. Hal ini dapat diatasi dengan mencari teman baru, sering-sering mengikuti kegiatan yang diadakan oleh universitas atau perguruan tinggi dan komunitas-komunitas yang juga berkepentingan yang dipilih. Dengan memanfaatkan fasilitas dan ajakan dari pihak universitas, pelajar dan mahasiswa dapat memperluas jaringan, meningkatkan kemampuan beradaptasi dan mengatasi krisis yang terkait dengan perbedaan budaya.
Pendidikan di luar negeri dapat menjadi kesempatan yang baik bagi orang-orang untuk memperluas jangkauan pendidikan mereka, menambah wawasan dan nilai dalam karir mereka, serta merasakan langkah lebih dekat ke negara-negara lain. Tetapi, seperti semua hal dalam hidup, menempuh pendidikan di luar negeri juga memilik tantangan—mencakup tantangan keuangan dan tantangan budaya—yang harus dihadapi dengan hati-hati dan tips-tips di atas. Oleh karena itu, jika ingin mencoba menempuh pendidikan di luar negeri dengan beasiswa LPDP, harus mempersiapkan diri lebih awal untuk menjadi lebih siap dalam menghadapi tantangan yang mungkin terjadi di masa depan.